Willy Dozan Bersama Ansor Banser Kota Bandung

Jum’at 15 april 2022, wira mahindra kader ansor banser kota bandung bersama jajaran perwakilan pengurus gp ansor kota bandung diwakili oleh dewan penasihat gp ansor kota bandung (H.Toni) yang ditunjuk langsung oleh ketua gp ansor kota bandung (Nasrullah) yang pada kesempatan sore itu berhalangan hadir dikarenakan berbeturan dengan yang lain.

Silaturahmi tersebut bertempat kediaman Willy Dozan yang bertempat di Jl.Jambu No 177 Blok A Cinere Estate Kota Depok.

Belakangan ini Bang Willy biasa akrab kami panggil viral karena disela waktu acara wisuda putrinya bang willy bersama anak sulung laki-lakinya mengenakan jaket kebesaran kami yai Banser.

Ketika itu saya berusaha mencoba untuk mencari tahu kontak beliau. Dan akhirnya saya dapatkan dari pak H.Toni dewan penasihat gp ansor kota bandung.
Seketika itu rasa penasaran saya terjawablah dengan obrolan awal yang singkat melalui telpon.
Dan bang willy menjawab.
Saya tahu banser dari kawan saya pada nge WA.
Saya diajak gabung banser.
Dan saya tahu banser itu adalah organisasi islam yang ga radikal dan yang sangat mencinta bangsa dan negaranya. Ujarnya

Singkat cerita lalu kamipun sering berkontakan melalui telpon. Hingga akhirnya kamipun mempunya ide untuk merencanakan membuat sebuah karya film tentang banser.
Dari perkenalan singkat melalu sambungan telpon itu kamipun tidak butuh waktu lamu untuk merencanak pertemuan sebagai silaturahmi pembuka.
Akhirnya sore itu pada hari jumat 15 april 2022 kamipun dari kota bandung langsung meluncur ke kota depok ke kediaman nya bang willy dozan.
Diantara romobongan kami yang ikut
Saya wira mahindra, H.Toni, sahabat Budi santos, sahabat yusup, H.Suraji , sahabat ega.

Hampir 2 jam lebih kami berdiskusi sambil ngabuburit dibulan ramadhan ini dari mulai menanyakan pengalaman pribadi bang willy, bercerita tentang ke ansoran dan ke banser ran, dan rencana kami membuat film.

Dari situ tercetus lah ide dari saya untuk membuat suatu sinopsi film yang berjudul :
” AKU BUKAN SANTRI “
(Tapi Aku Manut Kyai).

Yang isi sinopsis nya seperti ini :
Producer : H.Toni
Script Writer : Wira Mahindra
 
Nasrul Pemuda Berusia 24 Tahun Yang Lahir Dikota Kembang Bandung
Dia Adalah Anak Muda Slengean Tapi Dia Taat Patuh Dan Sayang Terhadap Kedua Orangtua Nya
Dia Pemuda Yang Friendly Yang Selalu Mengutamakan Nilai Sosial Yang Tinggi
Nasrul Adalah Pemuda Yang Awam Soal Ilmu Agama
Tapi Walaupun Terkadang Dia Slengean, Dan Berpenampilan Urakan
Dia Pemuda Yang Taat Dalam Urusan Beribadah Terutama Dalam Menjalankan Sholat Wajib Dan Assunnah Nya
Suatu Ketika Dikotanya Tempat Ia Lahir, Nasrul Diajak Oleh Teman Nya Yang Bernama Toni
Untuk Mengikuti Pengajian Mingguan Bersama Ustadz Felly Dari Rumah Jama’ah Kerumah Jama’ah
Tapi Belum Lama Ia Mengikuti Kajian Bersama Ustadz Felly, Nasrul Pun Merasa Enggan Untuk Meneruskan Pengajian Nya Tersebut
Karena Ia Merasa Banyak Ketidak Cocokan Dengan Pemikiran Nya
Ajaran Yang Ustadz Felly Terapkan Kajian Nya
Selalu Hanya Membahas  Tentang Jihad Dan Mengkritik Tentang Pemerintah Yang SAH
Dari Pengalaman Nya Mengaji Kepada Utadz Felly, Nasrul Pun Mulai Semakin Tertarik Untuk Mendalami Ilmu Agama
Hingga Akhirnya Ia Pun Memutuskan Untuk Pergi Kesuatu Desa Kedaerah Jawa Tengah Tepatnya Bumi Jawa Kabupaten Tegal
Singkat Cerita Di Tegal Ia Berjumpa Dengan Seorang Kyai Yang Bernama KH.Ubeidillah, Kyai Kampung Dari Nahdlatul Ulama
Kyai Ubed Biasa Beliau Dipangil, Mengajarkan Ilmu Ilmu Dasar Tentang Ke Aswajaan Serta Ke NU an Kepada Nasrul
3 Bulan Lamanya Nasrul Belajar Agama Kepada Kyai Ubed, Lalu Ia Pun Ditugaskan Untuk Segera Pulang Kebandung Oleh Kyai Ubed
Dan Ternyata Kyai Ubed Menitipkan Nasrul Kepada Ustadz Rojak Agar Nasrul Mengikuti Diklatsar Banser
Singkat Cerita Nasrulpun SAH Menjadi Anggota Banser NU Setelah Ia Menjalani Proses Pembaiatan Oleh Para Kyai NU
Di Banser Dia Mendapat Pengalaman Yang Sangat Tidak Ternilai Harganya
Dia Pun Tidak Hanya Sekedar Diajarkan Tentang Ke Aswajaan Dan Ke NU an Saja
Tapi Dia Juga Diajarkan Tentang Ke Banser ran Dan Kebangsaan
Setelah Menjadi Banser Nasrul Semakin Cinta Kepada Tanah Airnya
Dan Dia Pun Berkata, Hubbul Wathon Minnal Iman
Yang Artinya : Cinta Tanah Air Sebagian Dari Iman
Lalu Diapun Semakin Membesarkan Nilai Nilai Sosialnya Dengan Selalu Ikut Andil Dalam Membantu Masyarakat
Dari Mulai Dia Terjun Langsung Menjadi Relawan Dalam Penanggulangan Bencana Alam,
Membantu Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Di Kalangan Pesantren, Melawan Radikalisme,
Membangun Nilai Nilai Toleransi, Dan Menumbuhkan Cinta Terhadap Tanah Air Kepada Kalangan Milenial Dikota Tempat Ia Lahir Yaitu Kota Bandung
Lalu Singkat Cerita Ia Pun Menikah Dengan Seorang Perempuan Yang Bernama Sekar Ayu Nur Illahiyah,
Yaitu Putrinya KH.Ubeidillah Yang Sebelumnya Kyai Ubed Sembunyikan Identitas Anaknya Tersebut
Karena Ning Sekar Waktu Itu Sedang Mondok Di Pondok Pesantren Didaerah Cirebon
| Sambil Menangis Haru Nasrul Pun Berkata : Aku Malu, Aku Ini Bukan Santri Yai..
Tapi Aku Manut Sama Kyai |

Demikianlah perjalanan saya beserta sahabat sahabat pengurus dari gp ansor kota bandung menuju silaturahmi dengan Willy Dozan.

Wira Mahindra